kisah ibrahim bin adham dan seribu ikan yang membawa jarum emas.

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Ibrahim Bin Adham adalah seorang sufi yang dulunya mempunyai sebuah kerajaan di balk,iraq.
dalam perjalanan spritualnya ibrahim bin adham sangat istiqamah untuk melakukan kedisiplinan diri.
ia menyepi ke gua-gua untuk melakukan shalat tahajud setiap malamnya,dan berpuasa senin kamis secara terus menerus.
dan pada suatu hari ketika ia sedang menjahit jubahnya yang telah lusuh ditepi sungai tigris,tiba-tiba saja jarum yang ia pegang jatuh ke dalam sungai tersebut,
selang berapa detik seseorang menghampiri ibrahim bin adham sambil bertanya "engkau telah meninggalkan sebuah kerajaan yang megah di balk,dan sekarang apakah yang engkau peroleh sebagai imbalanya ?"
ibrahim bin adham kemudian tersenyum mendengar pertanyaan orang tadi, kemudian ia mengacunkan telunjuknya sebagai sebuah isyarat agar orang tersebut memperhatikan kedalam sungai tempat jarum penjahitnya tadi tenggelam.
kemudian ibrahim pun berseru "tolong kembalikan lah jarumku". tak lama kemudian ,tiba-tiba segerombolan besar ikan pun mendongakkan kepalanya ke permukaan air,tiap tiap ikan ikan membawa satu jarum emas di mulutnya.
melihat kejadian seperti itu orang tadi pun terheran-heran.
"yang aku inginkan adalah jarumku yang tadi" seru ibrahim
lalu datang lah seekor ikan kecil yang lemah mengantarkan jarum kepunyaan ibrahim yang tadinya terjatuh.
"jarum ini adalah salah satu antara imbalan-imbalan yang aku terima karna meninggalkan balk, sedang yang lainnya belumlah engkau ketahui" ucap ibrahim kepada orang tadi.
ibrahim juga pernah ditanya tentang kebahagian yang diraihnya selama pengembaraan.
"pada suatu ketika,aku sedang diatas kapal yang nakhkodanya tak mengenal diriku. aku mengenakan pakaian yang lusuh,dan rambut ku tidak dicukur.
aku sedang dalam ekstase spritual,namun tak seorang pun diatas kapal yang mengetahuiku. mereka memperolok-olokanku, setiap kali mereka menghampiriku mereka menjambak rambutku dan menampar tengkukku.pada saat seperti itulah aku rasakan keinginan ku telah tercapai dan aku merasa sangat bahagia karna dihinakan sedemikian rupa" kata ibrahim
pernah juga ketika ibrahim bin adham menaiki sebuah kapal,namun tiba-tiba gelombang besar datang. maka diperintahkan lah oleh nakhoda untuk mengurangi muatan dengan melempar salah satu penumpang ke laut.
semua penumpang langsung saja mengangkat tubuh ibrahim bin adham beramai-ramai untuk dilempar kelaut,namun berkat kemurahan tuhan tiba-tiba saja gelombang besar tadi seketika berhenti.
"pada saat mereka mengangkat tubuhku dan menarik telingaku untuk dilemparkan ke laut itu lah aku merasa bahwa keinginanku tercapai dan aku merasa sangat bahagia" kata ibrahim lagi
memang hamba-hamba allah yang sepeerti itu tidak lagi terikat dengan perasaan senang maupun sedih. yang ada bagi mereka hanyalah keridhaan-NYA.
itulah sepenggal kisah dari ibrahim bin adham dalam menjalani perjalanan spritualnya,semoga pembaca yang budiman dapat memetik hikmah dari perjalanan seorang tokh sufi ibrahim bin adham.

terimakasih atas pembaca kami ucapkan karena telah mengunjungi kisahsufidanmutiarahikmah.com

baca juga kisah sufi lainnya :
kisah sufi ibrahim bin adham dan orang yang mencari unta diatas atap istananya

.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "kisah ibrahim bin adham dan seribu ikan yang membawa jarum emas."

Post a Comment