Kisah Sufi - Abu Bakar Al-kattani dan muridnya yang sedang sekarat.

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Abu Bakar Muhammad Bin Ali Bin Jaffar Al-kattani,itulah nama lengkap seorang sufi yang menyandang gelar ''pelita masjidil haram'' atau juga yang biasa kita kenal dengan nama Abu Bakar Al-kattani.

Ia dilahirkan di bagdad, kemudian setelah menginjak usia dewasa ia pergi menunaikan ibadah haji ke Mekah dan seterusnya menetap disana samapai ia wafat pada tahun 322 hijriah atau pada tahun 934 masehi.

Abu Bakar Al-kattani juga masih termasuk dalam anggota keluarga Imam Junaid Al-bagdadi yang juga termasuk salah satu sufi termasyur karna kedisiplinan dirinya yang tinggi dalam menjalankan perintah Allah.
Abu Bakar Al-kattani di beri julukan '' pelita masjidil haram '', sebab ia menetap disana sampai ajal datang menjemputnya dan selama itu pulalah, Abu Bakar Al-kattani melewati setiap harinya untuk beribadah memuji tuhannya siang maupun malam dan membaca Al-quran sampai khatam.
bahkan Abu Bakar Al-kattani tawaf di ka'bah sambil membaca Al-quran sebanyak 20.000 ayat.
dan yang lebih membuat kagum kebanyakan orang terhadap Abu Bakar Al-kattani ialah Abu Bakar Al-kattani sanggup  duduk berdzikir didalam masjidil haram dekat air mancur selama 30 tahun. Seperti itulah keperkasaan seorang Abu Bakar Al-kattani dalam melaksanakan ibadah, ia tahan tidak tidur sepanjang malam dan selalu dalam keadaan bersuci ( berwudhu ) hanya sekali sehari semalam di sebabkan ia selalu menjaga kesuciannya.

pernah dulu diceritakan bahwa Abu Bakar Al-kattani mempunyai seorang murid yang sedang sekarat menantikan sakratul maut, si murid Abu Bakar Al-kattani kemudian membuka matanya untuk memandang ke arah ka'bah.
tepat pada saat itu, lewatlah seekor unta jantan yang besar kedepan si murid Abu Bakar Al-kattani, kemudian unta itu menyepak muka si murid sehingga biji mata si murid tercungkil keluar.
sesaat kemudian, terdengarlah sebuah suara yang berkata-kata didalam dirinya '' disaat keadaan seperti sekarang ini, yang dimana semua rahasia-rahasia ghaib akan di perlihatkan kepadanya, ia malah berpaling ke arah ka'bah. oleh karena itu ia dihukum. apabila seorang akan berhadapan dengan sang pemilik rumah, maka janganlah sekali-kali engkau berpaling dengan memandangi rumah-Nya ''
setelah berkata-kata demikian suara itupun hilang.

demikianlah sepenggal kisah dari Abu Bakar Al-kataani dan muridnya yang sedang sekarat menantikan sakaratul maut, semoga kita semua dapat memetik pelajaran berharga dari kisah tersebut yang nantinya akan membawa kita kepada ke takwaan hanya kepada Allah semata-mata.
amin Allahuma amin !!
barakallahu fikum !!

terimakasih atas kunjungannya ke www.kisahsufidanmutiarahikmah.com

baca juga kisah sufi lainnya :
abu hafshin dan as-syibli yang mencoba memadamkan lilin yang di nyalakannya
.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Sufi - Abu Bakar Al-kattani dan muridnya yang sedang sekarat."

Post a Comment