Kisah Sufi - Abu Hafshin dan Asyibli yang mencoba memadamkan 40 buah lilin yang dinyalakannya.

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Abu Hafshin adalah seorang tokoh sufi dari daerah nishapur, ia juga memilik hubungan persahabatan dengan tokoh sufi dari daerah lain diantaranya adalah Imam junaid Al-bagdadi, Abu Thurab dan as-syibli.

pernah suatu waktu ia berkunjung selama empat puluh hari ke rumah As-syibli yang berada di bagdad, disana ia dan As-yibli mendiskusikan berbagai hal, terutama tentang hal mistisisme dan pendekatan diri kepada sang khalik.

As-syibli sebagai tuan rumah yang baik, tentu menyuguhkan aneka ragam makanan serta kue-kue yang enak sebagai santapan acara diskusi yang mereka lakukan.
akan tetapi ketika akan berpamitan Abu Hafshin berpesan '' datanglah ke nishapur lain waktu, disana akan kuajarkan kepadamu bagaimana cara menjamu tamu dengan kemurahan hati yang sejati ''
alangkah kagetnya As-yibli mendengar apa yang dikatakan Abu Hafshin. As-syibli pun bertanya-tanya dalam hatinya apakah yang dimaksud oleh sahabat nya ini.

karena tidak tahan ia pun menanyakannya kepada Abu Hafshin '' kesalahan apakah yang aku lakukan terhadapmu, wahai sahabatku Abu Hafshin ? ''

'' kesalahanmu adalah, engkau terlampau merepotkan dirimu karena kedatanganku, jamuan yang berlebih-lebihan sangatlah tidak sama dengan kemurahan hati, seharusnya engkau meladeni seorang tamu seperti engkau melayani dirimu sendiri. dengan demikian kedatangan seorang tamu tidak merupakan sebuah beban bagimu dan kepergiannya tidak menjadikanmu merasa lega. dan jika engkau terus menjamu tamu seperti ini maka kedatangannya akan terasa seperti beban bagimu dan kepergiannya akan membuatmu merasa lega. seorang yang beranggapan demikian terhadap tamunya belumlah bisa disebut sebagai pemurah '' kata Abu Hafshin menjelaskan.

As-syibli pun lega mendengar uraian dari temannya tersebut, maka suatu waktu ia pun berniat mengunjungi rumah sahabatnya tersebut, ia benar-benar sangat ingin mengetahui bagaimana sahabatnya itu dalam menjamu tamunya.

pada suatu hari yang ditentukan as-syibli pun berangkat menuju nishapur untuk mengunjungi rumah sahabatnya itu, tepat pada saat itu ternyata rumah Abu Hafshin pun sedang kedatangan banyak tamu. jumlah mereka kalu dijumlahkan termasuk As-syibli ialah sebanyak 40 orang.

 maka saat malam tiba, Abu Hafshin menyalakan 41 buah lilin termasuk untuk dirinya sendiri.
As-syibli heran dengan yang dilakukan sahabatnya, padahal sahabatnya itu dulu berpesan agar jangan berlebihan dalam menjamu tamu.

maka bekatalah As-syibli kepada Abu Hafshin '' bukankah dulu kamu yang mengingatkan ku agar jangan menjamu tamu dengan berlebihan, agar nantinya kedatangan tamu bukanlah menjadi sebuah beban. dan sekarang bagaimana kamu bisa melakukan hal yang sebaliknya ?''

'' jika demikian adanya, padamkanlah olehmu lilin-lilin itu wahai sahabatku As-syibli '' ujar Abu Hafshin.

maka As-syibli pun berusaha untuk memadamkan lilin-lilin tersebut, dan betapapun ia berusah memadamkan lilin-lilin itu hanya satu yang mau dipadamkan. As-syibli pun mencobanya lagi dan lagi, akan tetapi perbuatan Asyibli hanya sia-sia, empat puluh buah lilin itu tetap menyala sekuat apa pun As-yibli meniupnya.

maka heranlah As-syibli '' wahai sahabatku Abu Hafshin, apakah arti dari semua ini '' tanya As-sybli kepada Abu Hafshin.

'' kalian adalah empat puluh orang utusan Allah, karena sejatinya tamu itu memang utusan Allah. jadi wajar saja demi Allah aku menyalakan sebuah pelita untuk masing-masing kalian dan sebuahnya lagi untuk diriku. ke empat puluh buah pelita yang kunyalakan demi Allah itu tak akan sanggup kalian padamkan. akan tetapi satu pelita yang kunyalakan untuk diriku sendiri dengan mudah dapat kalian padamkan. dan segala hal yang kau lakukan di bagdad dulu itu kau lakukan demi diriku sendiri, tapi yang aku lakukan disini berbeda, aku melakukannya semata-mata demi Allah. jadi yang kau lakukan dibagdad dulu adalah hal yang berlebihan dan yang aku lakukan disini tidaklah demikian '' terang Abu Hafshin.

demikianlah kisah ini kami tuliskan dengan harapan bisa bermanfaat bagi kita semua.

terimakasih atas kunjungannya ke www.kisahsufidanmutiarahikmah.com

baca juga kisah sufi lainnya :
kisah Abu Hafshin, gadis pujannya dan seorang dukun yahudi 
.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Sufi - Abu Hafshin dan Asyibli yang mencoba memadamkan 40 buah lilin yang dinyalakannya."

Post a Comment