Kisah Sufi - Abu Said Al-kharaz si lidah sufisme yang ditentang golongan eksoterik ( golongan ahli fikih )

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Abu Sa'id Al-kharaz adalah seorang tokoh sufi yang mendapat gelar sebagai '' si lidah sufisme ''. dalam kesehariannya Abu Said berprofesi sebagai tukang sepatu di bagdad.

Nama lengkap Abu Said adalah Abu Said Ahmad bin Isa Al-kharaz, ia mendapat gelar si lidah sufisme disebabkan kemampuannya dalam mempresentasikan mistisisme, tak ada masyarakat sufi yang mampu menjelaskan kebenaran mistik sebaik dia.

Dan yang lebih mengagumkan lagi, Abu Said juga di karuniai Allah kemampuan dalam hal tulis menulis. ada lebih dari 400 buku yang berhasil dia tulis selama perenungannya. Buku-buku yang ditulis Abu Said kebanyakan bertema disasosiasi dan kekukuhan dari berbagai macam pengaruh.
itulah sebabnya mengapa ia menjadi salah satu tokoh sufi yang pada zamannya dan sampai sekarang sangatlah sulit di cari tandingannya.

Selama hidupnya Abu Said pernah bertemu dengan beberapa tokoh besar sufi seperti Dzunnun, Bisyr dan Sari As-saqathi. Abu Said juga dikenal sebagai sufi pertama kali dalam mengemukakan teori '' kelepasan'' dan '' kelanjutan '' dalam pengertian mistis dan memadatkan keseluruhan doktrinnya kedalam dua buah istilah ini.

Teologi-teologi tertentu penganut eksoterik ( golongan formalis atau ahli fikih ) tidak setuju dengan apa yang di ajarkan oleh Abu Said. mereka menuduhnya telah membuat fitnah karena ucapan-ucapan tertentu yang mereka jumpai di dalam karya-karya beliau.
mereka mengecam '' kitab rahasia '' yang ditulis oleh Abu Said, khususnya satu bagian buku itu yang tidak dapat mereka pahami sebagaimana seharusnya. didalam bagian itu Abu Said mengatakan '' seorang hamba Allah yang telah kembali kepada-Nya, akan menautkan dirinya kepada Allah dan berada di dekat Allah, ia sama sekali lupa kepada dirinya sendiri dan segala sesuatu kecuali Allah, sehingga kalau engkau bertanya kepadanya tentang apa yang dicarinya maka tak sesuatu jawabanpun yang akan keluar dari mulutnya kecuali Allah, Allah.

Bagian lain dari kitab yang ditulis oleh Abu Said yang sering dikecam adalah pernyataannya seperti berikut ini '' jika kita bertanya kepada salah seorang diantara tokoh-tokoh mistik ini, apakah yang engkau kehendaki ? maka jawaban yang kita dapat adalah Allah. dan jika dalam keadaan seperti ini seluruh anggota tubuh bisa mengucapkan kata-kata maka semuanya akan mengatakan Allah karena setiap anggota dan sendi tubuhnya telah bermandikan nur Allah sehingga ia pun hanyut ke dalam Allah. begitu dekat ia kepada Allah sehingga tak seorang pun dapat mengatakan Allah di depannya karena segala sesuatu yang bergerak dari realitas  dan untuk realitas dan dari Allah kepada Allah. karena manusia kebanyakan , tidak sesuatupun yang berasal dari Allah, bagaimanakah mereka dapat mengucapkan Allah. Disinilah semua akal yang berpikir akan berakhir dengan ketakjuban ''
dengan pandangan yang seperti itu wajar saja jika Abu Said juga pernah berkata '' kepada semua manusia diberi pilihan, berada jauh atau dekat dengan Allah. sedangkan aku sendiri memilih berada jauh dari Allah di karenakan aku tak sanggup menanggung beban kedekatan ini, lukman pun pernah berkata kepadaku di beri pilihan, kebijaksanaan ataukah kesanggupan melihat kejadian di masa mendatang ? lukman pun lebih memilih ke bijaksanaan dikarenakan dia tak kuat menanggung beban dari kesanggupan melihat ke masa depan itu.

demikianlah kami kisahkan tentang sekelumit kisah dari seorang tokoh sufi yang bernama Abu Sa'id Al-kharaz, dan semoga kisah ini bermanfaat bagi pembaca.

terimakasih atas kunjungannya ke situs www.kisahsufidanmutiarahikmah.com
.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Sufi - Abu Said Al-kharaz si lidah sufisme yang ditentang golongan eksoterik ( golongan ahli fikih )"

Post a Comment