Kisah Sufi - Ahmad bin Harb dan kesibukannya dalam berdzikir

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Ahmad bin Harb An-nisabhuri adalah salah seorang tokoh sufi yang terkenal dari kota nishapur.
ia juga salah seorang perawi hadist yang dapat dipercaya. Ahmad bin Harb juga pernah ikut berjuang di dalam berbagai perang suci/berjihad.
Ahmad bin Harb datang ke bagdad pada masa Ahmad bin Hambal, sesampainya disana ia memberikan pengajaran tentang islam di kota tersebut.

Ahmad bin Harb meninggal pada tahun 234 hijriah atau pada tahun masehinya ialah pada tahun 849 M, Ia meninggal dalam usia 85 tahun.
Ahmad bin Harb sangat dikenal dikota nishapur, ia terkenal dengan orang yang sibuk dengan Allah.
setiap saat dengan khusyuknya ia selalu membasahi bibirnya dengan dzikir kepada Allah baik siang maupun malam.
karena kebiasaanya itulah, ia pernah membikin kesusahan seorang tukang cukur yang hendak mencukur kumisnya.
bagaimana tidak kesussahan, sebab mulut Ahmad bin Harb terus saja bergerak-gerak sebab ia sedang dalam keadaaan berdzikir kepada Allah.

karena merasa kerepotan si tukang cukur pun kemudian menegurnya '' janganlah engkau bergerak-gerak wahai Ahmad bin Harb, sebab itu akan membuat aku dalam kesusahan saat mencukur kumis mu. ''
'' janganlah engkau hiraukan diriku, lakukan saja sebagaimana bisa yang dapat engkau lakukan terhadap kumisku '' ujar Ahmad bin Harb.
kemudin si tukang cukurpun meneruskan pekejaannya, sebanyak situkang cukur menempelkan pisaunya pada kumisnya, maka sebanyak itu pula bibir Ahmad bin Harb terluka. akan tetapi ia sama sekali tidak menghiraukannya, ia terus saja dengan dzikirnya sampai situkang cukur selesai dengan pekerjaannya.

kesibukan Ahmad bin Harb dalam berdzikir tampaknya memang tak lagi bisa diganggu gugat. itu bisa dibuktikan ketika ia mendapatkan sebuah surat dari salah seorang sahabatnya, ia bahkan tak sempat membalasnya dikarenakan tak ada waktunya yang senggang.
ketika seorang mu'adzin sedang mengumandangkan adzan, maka saat itu Ahmad bin Harb pun malah menyuruh seorang kawannya untuk membalas surat itu.

'' jawablah surat sahabatku ini dan kemudian katakan kepadanya agar jangan lagi mengirimiku surat, sebab aku tak mempunyai waktu untuk membalasnya dan tolong juga katakan kepadanya agar ia selalu menyibukkan diri dengan Allah '' pesan Ahmad bin Harb kepada kawannya itu.

kawannya pun menuruti apa yang diperintahkan Ahmad bin Harb dengan bengong.
memang kesalehan Ahmad bin Harb saangatlah termasyur sehingga banyaklah orang yang datang kepadanya dari berbagai daerah untuk menggali ilmu darinya.
jadi disamping kesibukannya dalam berdzikir, ia juga sibuk dalam memberikan pengajaran kepada murid-muridnya sehingga hal itulah yang membuatnya tak sempat membalas surat dari seorang sahabatnya tersebut.

demikianlah sekelumit kisah dari tokoh sufi Ahmad bin Harb dan semoga kisah ini bisa bermnfaat bagi pembaca.

terimakasih atas kunjungannya ke situs www.kisahsufidanmutiarahikmah.com

baca juga kisah sufi lainnya :
kisah Abu Said dan petuah almarhum anaknya dalam sebuah mimpi
.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Sufi - Ahmad bin Harb dan kesibukannya dalam berdzikir"

Post a Comment