Kisah Sufi - Perjumpaan Abu Bakar Al-kattani dan Khidir di gerbang batu syaibah.

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Pernah suatu waktu ketika Abu Bakar Al-kattani akan memasuki gerbang batu syaibah ia berjumpa dengan seorang tua dengan wajah cerah yang berseri-seri mengenakan sebuah jubah putih terlihat anggun menghampirinya. Sedangkan pada saat itu Abu Bakar Al-kattani sedang berdiri dan kepalanya tertunduk.

Setelah saling memberi salam orang tua itu pun berkata '' mengapa engkau tidak pergi ke maqamnya Ibrahim ?, Seorang guru besar telah datang, dan ia akan menyampaikan pengajian dan hadist-hadist yang mulia. dan marilah kita pergi kesana untuk mengikuti pengajiannya dan mendengarkan kata-katanya'
'.
'' kalau boleh aku bertanya kepada engkau, siapakah perawi dari hadist-hadist yang di khotbahkanya itu ? tanya Abu Bakar Al-kattani.

'' hadist-hadist itu di rawikan dari Abdullah bin Ma'mar, dari Dzuhri, dari Abu Hurairah, dan dari Muhammad S.A.W '' jawab orang tua tersaebut.

'' sebuah rantaian dari para perawi yang panjang '' timpal Abu Bakar Al-kattani.

'' segala sesuatu yang mereka sampaikan melalui rantaian panjang para perawi itu, bisa kita dengarkan secara lansung ditempat ini '' sambung Abu Bakar Al-kattani lagi.

'' melalui siapakah engkau akan mendengarkannya ? tanya orang tua itu.

'' hatiku menyampaikannya kepadaku langsung dari Allah '' jawab Abu Bakar Al-kattani.

'' apakah kata-kata mu dapat dibuktikan wahai musafir '' tanya nya lagi.

'' inilah buktinya, hatiku mengatakan kepadaku bahwa engkau adalah khidir '' kata Abu Bakar Al-kattani.

orang tua tadi yang sejatinya tadi adalah khidir langsung berkata, '' selama ini aku menduga bahwa tidak ada hamba Allah yang tidak ku kenal, dan sekarang nyatalah sudah bahwa anggapan ku selama ini adalah sebuah kekeliruan ''

kemudia khidir pun pergi, sambil berjalan ia bergumam '' sebelum bertemu Abu Bakar Al-kattani aku menduga bahwa tidak ada hamba Allah yang tidak ku kenal, tetapi setelah aku bertemu Abu Bakar Al-kattani ia lansung mengenaliku sedangkan aku tidak mengenalinya. sekarang aku sadar ternyata masih banyak hamba Allah yang tidak ku kenal, akan tetapi ia mengenalku ''
Demikianlah bahwasanya kekasih Allah itu memiliki beberapa tingkatan dan mereka duduk dalam tingkatannya masing-masing.

Terkadang ada kekasih Allah yang diketahui oleh kekasih lainnya yang sekelas, tetapi tidak diketahui wali-wali yang tingkatannnya dibawah dan begitulah seterusnya hingga '' tidak tahu wali kecuali wali '' atau sesama wali Allah saling mengetahui maqamnya masing-masing di hadapan Allah.

terimakasih atas kunjungannya kesitus www.kisahsufidanmutiarahikmah.com

baca juga kisah sufi lainnya :
kisah Abu Sa'id bermimpi bertemu dengan Rasulallah
.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Sufi - Perjumpaan Abu Bakar Al-kattani dan Khidir di gerbang batu syaibah."

Post a Comment