MADILOG oleh Tan Malaka.- bukan mengenai pandangan hidup, tetapi lebih kepada cara berpikir

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Madilog adalah sebuah buku yang mengkaji tentang hubungan pola berpikir matterial,dialektika dan logika.
didalam buku ini yang menjadi tiang landasan utama ilmu bukti adalah bukti sebagai fakta yang nyata,sekalipun belum bisa diterangkan dengan pengetahuan yang rasional,disinilah dituntut logika untuk mempertanyakan apa ?, mengapa ? dan bagaimana ? sehingga bisa diterima sebagai pengetahuan.
buku ini ditulis oleh Dt. Ibrahim sutan malaka atau yang lebih sering kita kenal dengan Tan Malaka.
ia memiliki garis keturunan suku Minangkabau yang sangat kental dengan falsafah kebebasan berpikirnya :
'' taimpik nak diateh, takuruang nak dilua ''
'' jikok disimpua sagadang bijo labu,jikok ka dikambang saleba alam ''
'' alam takambang jadi guru ''
dan disanalah Tan Malaka kecil tumbuh, ia diasuh oleh lingkungan kebudayaan minangkabau tersebut.
Beliau dilahirkan di satu kenagarian di daerah kabupaten lima puluh kota, sumatera barat. atau lebih tepatnya di kenagarian Pandam Gadang pada tanggal 2 juni 1897.
Tan Malaka juga tercatat sebagai salah satu pahlawan nasional Indonesia.
Tan menulis madilog lebih kurang selama 8 bulan mulai dari tanggal 15 juli 1942 sampai 30 maret 1943.
ia menulis Madilog ditempat persembunyiannya dari kejaran tentara jepang.
Pada dasrnya buku madilog bukanlah buku yang membahas tentang pandangan hidup, akan tetapi lebih kepada ketentuan atau cara berpikir yang realis.

buku ini mengangkat aliran pemikiran falsafat materialisme yang berangkat dari keyakinan bahwa materi adalah sesuatu yang mutlak sebagai dasar terakhir semesta. falsafat ini dipelopori oleh Karl Heinrich Marx dan friedrich Engels. dan jelas dalam hal ini mereka menempatkan alam semesta sebagai sebuah benda.
dan berikutnya adalah Dialektika yang pertama kali dikemukakan oleh Aristoteles yang kemudian dikembangkan oleh Hegel. disini Hegel menempatkan bahwa perubahan alam semesta adalah sebagai pengaruh dari alam ide.
sedangkan penulis MADILOG sendiri lebih menempatkan diri kedalam falsafat dialektika yang dikembangkan karl marx bahwa perubahan pada alam semestalah yang menyebabkan perubahan kepada alam ide sebab alam semesta adalah materi dan semua hal termasuk alam pikiran harus tunduk di bawah materialisme.
dan prinsip dari Dialektika adalah PERUBAHAN dan jika air adalah air serta bukan uap, akan tetapi jika dengan kedaan tertentu maka air akan dapat menjadi uap.
Tan Malaka mengambil Logika sebagai jembatan terakhirnya, bukan Historis seperti pada tesis karl marx dan Engels. itu disebabkan banyak pihak yang didalamnya termasuk juga Tan Malaka menganggap bahwa tesis Historis itu sendiri menyalahi aturan Dialektika.
sedangkan inti dari MADILOG itu sendiri ialah untuk mengajak manusia agar keluar dari penghambaan dan hal-hal yang berbau dogmatis mutlak. dan oleh sebab itulah pada pengantar MADILOG tan mengatakan '' kepada mereka yang sudi menerimanya. mereka yang minimum sudah mendapatkan latihan otak, berhati lapang dan seksama serta akhirnya berkemauan keras untuk memahaminya ''.
Untuk lebih detailnya silahkan baca sendiri bukunya :

Judul buku        : MADILOG
Pengarang         : Tan malaka.
bahasa               : bahasa indonesia.
di karang tahun : 1943.
isi                       : 361 lembar.

buku tersebut kini sudah banyak tersedia pada link-link download yang ada pada situs-situs khusus download.

terimakasih telah mampir ke situs www.kisahsufidanmutiarahikmah.com.
.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MADILOG oleh Tan Malaka.- bukan mengenai pandangan hidup, tetapi lebih kepada cara berpikir"

Post a Comment