Kisah Al-halaj, sufi yang banyak menuai konteroversi.

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Al-halaj adalah seorang tokoh sufi kenamaan yang hidup pada abad ke 8-9 M di kota bagdad ( sekarang Iraq ). Ia mendapat gelar Al-halajj di daerah khuzistan yang berarti pemangkas bulu domba.
nama Al-halaj sebelum ia diberi gelar adalah Abul Mughit bin Mansyur, Al-halaj adalah tokoh sufi yang paling kontroversial di zamannya. semasa hidupnya ia sering melakukan pengembaraan berbagai daerah di dunia, ia pernah pergi ke cina, arab, india, khuzisstan dan turki.
ditempat-tempat yang disinggahi nya itulah Al-halaj terus menyerukan agar orang-orang kembali kejalan Allah.
juga ditempat-tempat yang disinggahinya itulah Al-halaj mendapatkan beberapa gelar, diantaranya adalah :
1. Abul Muin- panggilan ini disematkan oleh orang-orang cina kepadanya.
2. Abul Mughit - panggilan ini diberikan kepada Al-halaj sewaktu ia berada di india.
3. Abul Muhr - panggilan ini diberikan oleh orang khurasan kepadanya.
4 Mustaslim - ini didapatnya dikoa bagdad.
5. Mukhabbar - ini diapatnya dari orang basrah.
6. Abu Abdullah - ini didapatkannya dari orang-orang fars.
sedangkan di khuzistan ia dipanggil Al-halaj yang mengetahui rahasia-rahasia.
kisah Al-halajj sebenarnya tak jauh berbeda dengan kisah seorang sufi yang ada di nusantara, yaitu Syekh Siti Jenar dengan konsep manunggaling kawula gusti nya.

ketokohan Al-halaj memang tak kan pernah luput dari konsep wihdatul wujud dan ihtihad. yang menyebabkannya selalu tampil prototipe sebagai seorang pecinta yang sedang mabuk tergila-gila dengan kekasihnya.
tapi memang demikianlah halnya, ia memang benar-benar mabuk dan tergila-gila kepada Allah.
sehingga tak satupun nasehat yang dapat masuk ke dalam pikirannya, sebab yang dihatinya hanya selalu ad '' Alah,Allah,Allah ''
kata-kata yang paling sering dilontarkan Al-halaj adalah '' ana Al-haq '', sehingga pada waktu itu banyaklah orang yang menganggapnya telah gila dan sesat.

sebenarnya di dalam dunia kesufian Al-halaj diketahui banyak berhubungan baik dengan para tokoh sufi klainnya.
diantaranya adalah ia pernah berguru kepada Sahl bin Abdullah selama 2 tahun, 18 bulan ia belajar kepada Amru bin Utsman.
menurut riwayat Al-halaj juga pernah berguru dengan Imam Junaid Albagdadi. dan selain berguru kepada tokoh ternama itu, Al-halaj juga menjalin persaudaraanya dengan Ibnu Athaillah dan As-syibli.
Al-halaj dikenal sebagai pribadi yang kuat dalam memegang pendirian.

menurut yang telah diriwayatkan Al-halaj juga pernah tinggal di mekah selama 2 tahun, disana ia terus belajar dan mendalami dunia tasauf.
akan tetapi ketika ia kembali dari sana, ia mengalami banyak perubahan terutama dalam hal tutur bahasa.
ia menyerukan kebenaran kepada orang-orang dengan bahasa yang sangat sukar dimengerti oleh orang kebanyakan, sehingga tak pelak lagi Al-halaj akhirnya pun di usir di berbagai daerah tempatnya berdakwah, ada lebih dari 50 kota yang mengusirnya ketika ia berdakwah.

dan dalam hal ini masyarakat itu pun sebenarnya masih dalam keadaan pro dan kontra, bagi mereka yang pro terhadap Al-halaj mereka mengemukakan bahwa apa yaang sedang terjadi terhadap Al-halaj hanyalah merupakan ekstase ( Al-halaj sedang/dalam keadaan mabuk kepada Allah ).
serta mereka menduga bahwa Al-halaj melakukan tindakan tersebut bukan untuk mempengaruhi jalaan pikiran orang banyak akan tetapi hanya karena Al-halaj dalam keadaan mabuk kepada Allah semata-mata.
sedangkan pihak yang kontra mengatakan bahwa tindakan Al-halaj yang serupa itu dapat mengaburkan pandangan sebagiaan orang dalam hal ke agamaan, sehingga mereka menganggap Al-halaj adalah orang yang berbahaya jika terus dibiarkan memberi dakwah kepada orang banyak.
sehingga akhirnya ia pun di tangkap atas tuduhan itu dan kemudian ia dijatuhi hukuman mati pada tanggal 28 maret 913 M.

demikianlah sekilas kisah tentang perjalanan hidup tokoh sufi yang bergelar Al-halaj ini kami tuliskan. semoga kisah ini bisa menambah khzanah pengetahuan bagi kita.

terima kasih telah berkunjung ke situs kami kisahsufidanmutiarahikmah.com

baca juga kisah sufi lainnya :
kisah al-halajj dan as-syibli apakah bagian tertinggi dari sufisme itu ?




.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Al-halaj, sufi yang banyak menuai konteroversi."

Post a Comment