kisah Al-halajj membebaskan para tahanan khalifah dengan satu gerakan isyarat jari

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Abu Mughits bin Mansyur Al-halajj adalah seorang tokoh sufi yang terkenal dari dari daerah Iraq, dalam perjalanan hidupnya Al-halajj banyak berguru kepada tokoh-sufi lainnya. Al-halajj pernah berguru kepada Imam junaid Al-bagdadi di bagdad, kepada Sahl bin Abdullah selama ia pernah juga berguru selama dua tahun serta kepada Amru bin utsman selama delapan belas bulan atau selama satu setengah tahun.
Al-halajj banyak melakukan pengembaraan keberbagai daerah di dunia, ia pernah ke India, Arab, cina , turkistan serta Khuzistan. Al-halajj pada setiap negeri yang disinggahinya selalu mendapat panggilan yang berbeda-beda, di daeah india Al-halajj dikenal dengan nama Abul Mughits, di cina ia dipanggil dengan nama Abul Mu'in, di daerah khurasan ia dipanggil dengan nama Abul Muhr, di daeah parsi ia dikenal dengan panggilan Abu Abdillah, didaerah Khuzistan ia dipanggil sebagai Al-halajj yang mengetahui rahasia, di daerah bagdad ia dipanggil dengan nama Mustaslim sedangkan didaerah Bashrah ia mendapat panggilan dengan nama Mukhabbar.
Al-halajj memang lah tokoh sufi yang sangat kontroversial, ia terkenal dengan konsep ittihad dan wihdatul wujudnya. dan yang tak kalah kontroversialnya adalah saat ia mengatakan ''ana Al-haq '', dan oleh sebab perkataannya tersebut Al-halajj ditangkap untuk dijebloskan kedalam penjara, bahkan dijatuhi hukuman mati pada tanggal 28 maret 913 M akibat perkataanya tersebut. kisah sufi yang satu ini setidaknya hampir serupa dengan kisah seorang tokoh sufi besar nusantara yang kita kenal pada babat tanah jawa dengan nama syekh siti jenar. hidupnya pun sama-sama berakhir di tempat penjagalan (sama-sama dihukum mati ).

dan pada saat Al-halajj di tangkap lalu di masukkan ke dalam penjara, orang-orang yang menunggu penjara tersebut mengisahkan bahwa pada malam petama saat Al-halajj di masukkan kedalam penjara, maka mereka pun ingin mengunjungi kamar dimana Al-halajj di tempatkan. akan tetapi mereka tidak menemukan Al-halajj di dalam kamarnya tersebut. maka merekapun menggeledah seluruh kamar tahanan untuk mencari Al-halajj, namun pencarian mereka hanyalah kesia-siaan semata. dan pada malam selanjutnya yaitu malam ke dua saat Al-halajj dipenjarakan, maka merekapun tidak menemukan Al-halajj beserta kamar tahanannya tersebut. dan pada malam ketiga saat Al-halajj dipenjarakan barulah mereka bisa menemukan Al-halajj di dalam kamar tahanannya tersebut.
merasa heran dengan kejadian yang dialaminya maka para penunggu penjara itupun bertanya kepada Al-halajj.

'' wahai Al-halajj, dimanakah engkau pada saat malam pertama ?? kami telah bersusah payah mencarimu pada saat itu.'' tanya penjaga kepada Al-halajj

'' ketahuilah oleh kalian bahwa pada malam pertama aku berada di hadirat Allah, oleh karena itu lah kalian tidak bisa menemukanku pada malam pertama itu '' jawab Al-halajj

'' dan pada malam berikutnya kemanakah engkau bersama kamar tahananmu wahai Al-halajj ?? sehingga kami kalang kabut dibuatnya.'' tanya penjaga lagi kepada Al-halajj.

'' ketahuilah juga oleh mu, bahwa sesungguhnya pada malam kedua itu Allah berada di tempat ini. oleh karena itulah kalian tak bisa menemukan Aku dan kamar tahanan ini'' jelas Al-halajj

'' dan kenapa pada malam ini engkau berada disini wahai Al-halajj'' kata para penjaga kepada Al-halajj.

'' pada malam ini aku disuruh Allah untuk kembali ketempat ini agar semua hukum-Nya kepadaku dapat dilaksanakan'' jelas Al-halajj kepada para penjaga.

pada malam Al-halajj di jebloskan kepenjara, ada sekitar 300 orang yang mengalami nasib serupa dengannya. dan pada malam itu maka berkatalah Al-halajj kepada mereka.

'' maukah kalian jika malam ini kalian aku bebaskan dari tempat yang buruk ini ? ''  tanya Al-halajj kepada mereka.

mendengar pertanyan yang serupa itu, tercenganglah mereka. mereka seakan-akan tidak percaya dengan apa yang mereka dengarkan tersebut.

'' wahai Al-halajj, kenapa engkau tidak membebaskan dirimu sendiri saja ?''  jawab mereka, karena mereka masih sangsi dengan perkataan Al-halajj.

'' aku berbeda dengan kalian, Aku adalah tawanan Allah, aku adalah sebagai penjaga pintu keselamatan, dan jikalau aku kehendaki aku bisa saja membebaskan kalian dengan sebuah satu gerakan isyarat jari saja, dan semua belengu yang terpasang pada pergelangan tangan kalian dapat kuputuskan, apakah kalian tidak mempercayaiku ?? '' jelas Al-halajj kepada para tawanan tersebut.

setelah berkata seperti itu kemudian Al-halajj membuat satu gerakan isyarat dengan jarinya, maka putuslah semua belengu yang melekat pada pergelangan tangan semua tahanan itu. dan setelah itu para tawanan itu pun bertanya kepada Al-halajj.

'' engkau telah melepaskan belengu ini, jadi sekarang kemanakah kami akan pergi ??? tak ada satu celah pun pada ruang tahanan ini untuk kami bisa membebaskan diri'' kata para tahanan itu kepada Al-halajj

mendengar itu, maka Al-halajj pun kembali membuat satu gerakan isyatarat dengan jarinya dan seketika itu juga maka terbuatlah sebuah celah berupa lobang pada dinding kamar tahanan yang dapat meloloskan semua tahanan ditempat itu.

'' lihatlah, sekarang kalian bisa pergi dari sini lewat lubang itu, dan jagalah diri kalian baik-baik serta selalu taatlah kepada perintah Allah '' pesan Al-halajj kepada para tahanan itu

'' wahai Al-halajj, apakah engkau tidak ikut bersama kami ?'' tanya salah seorang tahanan itu kepada Al-halajj.

'' tidak, aku tidak akan ikut bersama kalian sebab aku mempunyai sebuah rahasia dengan Dia, aku ingin melaksanakan semua hukum dan ketentuannya. dan itu hanya akan terlaksana di atas tiang gantungan.'' jelas Al-halajj.

mendengar penjelasan Al-halajj tersebut maka semua para tahanan itu mengerti, dan mereka pun pergi meninggalakan Al-halajj.

keesokan harinya, maka semua penjaga melihat ruang tahanannya kosong dan hanya tinggal Al-halajj saja, mereka pun menanyai Al-halajj tentang itu.

'' hei Al-halajj, kemanakah perginya semua tahanan yang ada disini ? '' tanya mereka kepada Al-halajj.

'' para tahanan itu telah kubebaskan semuanya '' jawab Al-halajj tanpa rasa bersalah

'' dan engkau sendiri, kenapa engkau tidak ikut melarikan diri seperti mereka ? '' tanya mereka lagi kepada Al-halajj

'' dengan berbuat seperti yang engkau sebut itu maka Allah akan mencela diriku, aku tidak ingin diriku dicela Allah, oleh karena itu aku tidak ikut dengan mereka. '' jawab Al-halajj

kemudian para penjagapun menyampaikan berita itu kepada khalifah, mendengar berita seperti itu maka murkalah sang khalifah.

'' pastilah akan terjadi sebuah kerusuhan besar, bunuhlah si kurang ajar Al-halajj atau pukulilah ia dengan balok kayu sehingga ia menarik semua perkatan-perkatannya itu kembali.'' perintah khalifah kepada para penjaga tahanan yuang datang melapor tersebut.

kemudian para penjagapun menemui Al-halajj, dan kemudian mereka memukuli Al-halajj dengan sebuah balok kayu. setiap kali tubuh Al-halajj dipukuli, maka sebanyak itulah Al-halajj mendengar sebuah seruan lantang yang menyeru dirinya untuk tidak takut.

'' janganlah engkau merasakan takut wahai putra Mansyur '' kata suara itu

seruan-seruan itu tentu saja semakin menguatkan dan menambah keyakinan hati Al-halajj untuk selalu memegang teguh keyajkinannya tersebut, ia sangat yakin bahwa Allah tak akan pernah menyia-nyiakan cintanya.

demikianlah kisah Al-halajj membebaskan semua tahanan dengan satu gerakan isyarat jari tersebut kami tuliskan, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca.
barakallhu fikum..!!

terimakasih atas kunjungannya ke situs kisahsufidanmutiarahikmah.com

dan sempatkan juga untuk membaca kisah lainnya :
kisah habib al-ajami menitipkan jaketnya kepada Allah

.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "kisah Al-halajj membebaskan para tahanan khalifah dengan satu gerakan isyarat jari"

Post a Comment