kisah Ibnu Atha' yang tersenyum menyaksikan sembilan anaknya dibantai didepan mata kepalanya sendiri

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Ibnu Atha' atau yang memiliki nama lengkap Abul Abbas Ahmad bin Muhammad bin sahl bin Atha' Al-adami.
selama hidupnya Ibnu Atha' banyak mengalami pengalaman-pengalaman spiritual yang sangat sulit diterima akal orang kebanyakan.
pernah suatu ketika ia melihat sembilan orang putranya dibunuh didepan matanya sendiri oleh para penyamun, akan tetapi ia sedikitpun tidak merasakan marah ataupun benci terhadap para penyamun itu.
berikut kami kisahkan bagaimana hal ikhwal kisahnya.

Ibnu Atha' dikabarkan mempunyai sepuluh orang putra, yang kesemuanya adalah termasuk anak-anak yang pintar dan penurut. kemanapun Ibnu Atha' pergi berniaga kesepuluh anaknya akan selalu ikut serta untuk menemaninya.
dan pada suatu hari ketika mereka pulang dari melakukan perniagaan, mereka dihadang oleh kawanan penyamun yang ingin merampas barang bawaan mereka. dan kemudian kelompok para penyamun itu berniat akan memenggal kepala mereka satu-persatu.
lalu mulailah para penyamun itu memenggal kepala anaknya satu persatu, akan tetapi Ibnu Atha tetap tenang dalam posisinya.
dan setiap kali setelah satu-persatu anaknya dibunuh, ia hanya tersenyum sambil memandang langit. begitu lah yang ia lakukan terus-menerus setiap kali anaknya menemui ajalnya satu-persatu.
telah sembilan orang dari total anaknya yang ia saksikan menemui ajal mereka di depan Ibnu Atha.

maka pada saat itu yang tinggal hanyalah Ibnu Atha' dan anaknya yang nomor sepuluh saja yang tinggal (masih hidup ).
dan pada saat para penyamun akan memenggal kepala anaknya yang nomor sepuluh, anaknya yang nomor sepuluh itu pun berujar kepada ayahnya '' sungguh aku mempunyai seorang ayah yang baik hati, bahkan ia tetap tersenyum tanpa berbuat apa-apa ketika 9 dari anaknya telah dibunuh di depan matanya sendiri.''.
kemudiaan Ibnu Atha' pun membalas kata-kata yang keluar dari mulut anaknya '' wahai anakku, Dia telah menentukan apa pun yang terjadi maupun yang akan terjadi diatas muka bumi ini, jadi apalagi yang akan kita kita katakan kepada-Nya ? bukaknkah dialah yang maha tahu dan maha melihat ? jadi sesungguhnya dia bisa menyelamatkan kakakmu itu jika memang Ia menghendaki. '' .
ia berkata seperti itu sambil menatap anaknya dalam-dalam.

akan tetapi ketika para penyamun yang ikut mendengar 2 orang anak-beranak berbicara seperti itu maka timbullah kesadaran didalam hatinya.
kemudian ia pun berkata kepada Ibnu Atha' '' seandainya saja kata-kata seperti itu kau keluarkan dari mulutmu lebih awal, mungkin ke sembilan anakmu masih ad disini,bersama kita.
setelah berkata demikian itu mereka langsung menyatakan bertaubat dari perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan di masa silam. dan dengan senang hati kemudian Ibnu Atha' pun mengambil mereka untuk dijadikan murid-muridnya yang utanma.

kisah diatas memang cukup menggemparkan dikalangan yang mengaku pecinta jalan sufi, ada beberapa diantara mereka yang bertanya mengapa Ibnu Atha' membiarkan tindakan yang dilakukan oleh para penyamun itu terhadap kesembilan anaknya tanpa berbuat sesuatu apapun, bahkan dengan memelas sekalipun.
dengan bahasa lain mereka sama saja menyebut jikalau Ibnu Atha' adalah seorang yang penakut. akan tetapi jika kita kaitkan dengan ketokohan Ibnu Atha' dalam dunia sufi, hal yang demikian itu merupakan ujian ketawakkalan bagi dirinya, bagaimana ia bisa mengiklaskan sesuatu yang pada dasarnya memang bukanlah miliknya sehingga wajar jika pemiliknya mengambilnya lagi dengan jalan yang ia sukai.
dan ada juga sebagian lain yang berkomentar jikalau Ibnu Atha' tersebut boleh jadi telah mengetahui apa yang telah menjadi ketetapan-Nya. sehingga ia hanya diam saja melihat kesembilan anaknya tersebut dibunuh didepan matanya.

demikianlah halnya kehidupan para tokoh sufi, didalamnya memang sangatlah banyak yang menjadi pertanyaan bagi kita.
kisah-kisah hidup mereka selalu menyimpan begitu banyak misteri, makna kehidupan sesungguhnya bagi yang telah memahami.
harapan kami semoga kisah yang kami tuliskan ini bisa bermanfa'at bagi pembaca.

terima kasih atas kunjungannya ke kisahsufimutiarahikmah.com.
barakallahu fikum..!!

baca juga kisah sufi lainnya :
kisah Ahmad bin Khazruya dan maling yang masuk ke dalam rumahnya 
.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "kisah Ibnu Atha' yang tersenyum menyaksikan sembilan anaknya dibantai didepan mata kepalanya sendiri"

Post a Comment