Larangan pacaran di dalam Islam, pernahkah kita mencari tahu ??

.
.
-- -->
kisahsufidanmutiarahikmah.com - Dewasa ini kebanyakan para remaja menganggap bahwa pacaran adalah sebagai suatu kebutuhan yang berbanding sama dengan kebutuhan primer (sandang,papan,pangan). mereka dengan mudahnya akan bilang '' galau '' atau kepalanya pusing setengah mati jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi.
dan yang sama parahnya, mereka dengan bangganya mengumbar kemesraan mereka dengan syetan yang ada dihatinya lewat media sosial yang memang menyediakan tempat khusus untuk orang-orang seperti itu, '' setan yang dihati '' maksud saya disini adalah mereka sangat mudah termakan bujuk rayu syetan yang bermukim pada diri mereka sendiri.

larangan pacaran dalam islam - jika ditelusuri lebih jauh sejarah mengenai pacaran itu sendiri, saya ataupun mereka sebenarnya juga tak pernah tahu kapan masuknya perangai seperti itu terutama ke negeri kita ini.
dan menurut salah satu sumber menyebutkan, bahwa ''pacaran'' itu berasal dari bahasa melayu yang berarti memakaikan bunga pacar air atau bainai pada kuku calon mempelai, setelah lamaran di syahkan oleh keluarga kedua belah pihak calon mempelai tersebut. akan tetapi jika kita lihat dan bandingkan dengan maksud '' pacaran '' oleh orang-orang yang hidup di zaman ini maksudnya sudah tidak cocok lagi.

bagi penulis pribadi, yang jelas pacaran  dimulai ketika memori ingatan penulis diaktifkan tuhan, meskipun sebenarnya perangai seperti itu sudah ada sebelumnya, bahkan perangai seperti itu kini sudah memasuki taraf yang membahayakan. sengaja penulis tak mau menyebutkan bahwa pacaran itu adalah sebagai sebuah kebudayaan.
ada ribuan kasus setiap tahunnya, orang-orang seperti itu menjadikan bayi mereka sebagai tumbal dari perangai mereka sendiri ( aborsi ) akibat dari gaya pacaran yang '' kebablasan '' atau kehamilan yang tidak diinginkan ( KTD ).
jadi yang menjadi pertanyaan kita sebagai umat islam adalah, bagaimanakah hukum pacaran itu menurut sudut pandang agama Islam ?

dalam Al-quran pada surah Al-isra ayat 32 tuhan berfirman yang artinya :
''dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang yang sangat buruk.'' (Al-isra 17:32).
dan didalam tafsirnya Ibnu katsir mengatakan tentang ayat ini, Alla subhanahu wata'ala berfirman dalam ayat ini dalam rangka mengingatkan manusia tentang larangan dalam berbuat zina serta mendekatinya, yaitu larangan mendekati sebab-sebab serta pendorong-pendorongnya. (silahkan lihat tafsir Ibnu Katsir,5/55.)
setentang larangan dalam hal serupa Rasulallah s.a.w bersabda yang artinya :
'' janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.'' (HR.Bukhari dan Muslim)
serta dari perawi yang berbeda juga mengatakan bahwa Rasulallah s.a.w bersabda yang artinya :
'' barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.'' (HR.Ahmad)
kata-kata ''jangan'' disini dapat disimpulkan bahwa nyata berupa sebuah larangan agar kita tidak berdua-duaan dengan pasangan yang bukan muhrim di tempat sepi, itu disebabkan jika dalam keadaan demikian maka sesunguhnya kita tak akan sangup untuk mengawal syahwat kita untuk bisa melakukan perbuatan zina karena pada saat itu kita telah berada dalam dekapan syetan.

jadi berdasarkan apa yang dituliskan di atas, maka jelas sudah bahwa didalam islam hukum berpacaran itu sebenarnya adalah terlarang.
akan tetapi sebagian para ulama ada pula yang mengkategorikan bahwa pacaran itu terbagi kedalam 2 jenis :
1. ta'aruf (perkenalan lebih jauh untuk menindak lanjuti ke jenjang yang lebih serius,yaitu menikah )
2. khalwat (menyendiri ditempat-tempat sepi dengan pasangan yang bukan muhrim )

dan yang dilarang itu adalah jenis pacaran yang hanya berdua-duaan di tempat sepi saja, atau berkhalwat. jenis pacaran yang paling banyak di ikuti remaja zaman sekarang adalah pacaran yang jenis ini.

demikianlah halnya yang dapat penulis jelaskan tentang hukum berpacaran dalam Islam.
untuk selanjutnya, penulis serahkan sepenuhnya kepada pembaca dan terima kasih atas kunjunggannya ke www.kisahsufidanmutiarahikmah.com.


.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Larangan pacaran di dalam Islam, pernahkah kita mencari tahu ??"

Post a Comment