kisah sufi - Ahmad bin Khazruya ditipu oleh hawa nafsunya sendiri

.
.
-- -->
kisah sufi - Ahmad bin Khazruya adalah seorang tokoh sufi terkemuka dari daerah balk, Iraq. Ahmad bin Khazruya beristrikan seorang putri dari penguasa negeri tersebut (Balk). dalam kiprahnya diduni kesufian, Ahmad bin Khazruya banyak bersahabat dengan para tokoh sufi lainnya.  diantaranya ialah, ia bersahabat dengan Abu Yazid Al-bushtami dan Hatim Ash-asham atau yang biasa diapanggil dengan panggilan si tuli.
menurut kisahnya, Ahmad bin Khazruya adalah seorang tokoh sufi yang banyak memiliki karomah, sehingga para muridnya pun menurut yang diceritakan masing-masing bisa terbang ke angkasa serta bisa berjalan diatas air (wallahualam). Ahmad bin Khauzruya adalah seorang sufi yang sangat disiplin dalam mengekang hawa nafsunya. selama bertahun-tahun ia terus saja mengekang hawa nafsunya, sehingga selama itu pula ia berhasil menang dengan menunduki hawa nafsunya itu.
Ahmad bin Khazruya juga mengangkat muridnya dari berbagai golongan, ia tak pernah pilih-pilih dalam mengangkat seorang murid. pernah suatu kali, dan telah kami tuliskan disini kisahnya, bahwa Ahmad bin Khazruya pernah mengangkat seorang maling yang masuk rumahnya.

dan pernah pada suatu hari dikisahkan, saat Ahmad bin Khazruya mengalami perasaan aneh tentang hawa nafsunya, yang saat itu memanglah para kaum muslimin banyak yang berangkat ke medan perang untuk berjihad. sehingga membuat keinginan dan hasrat Ahmad bin Khazruya pun timbul untuk mengikuti mereka kemedan perang itu. Dari dalam bathinnya muncul beberapa bisikan yang menjelaskan hadist-hadist serta pahala-pahala tentang siapapun yang ikut berjihad. karena persaannya yang begitu bergelora, tentu saja Ahmad bin Khazruya merasa heran. biasanya tak pernah sekalipun ia mengalami keanehan pada hawa nafsunya dengan hal-hal yang demikian.
dalam hatinya, Ahmad terus mempertanyakan kenapakah yang diingini hawa nafsunya itu justru ikut dalam peperangan. Ahmad pun berkata kepada dalam hatinya '' bathinku, biasanya sangatlah sulit olehku untuk mengajaknya berkompromi, terutama apa pun yang ada di jalan Allah, akan tetapi sekarang ini, ia mala mengajakku untuk berjuang dijalan Allah, mungkinkah selama ini aku terlalu mengekangnya karena terus berpuasa, dan sekarang mungkin ia menginginkan Agar aku menghentikan puasakau saat dalam perjalanan '' kata Ahmad bin Khazruya didalam hatinya.

setelah berkata-kata di dalam hatinya seperti itu lantas Ahmad bin Khazruya pun merenung, ia berpikir benarkah selama ini ia telah mengekang hawa nafsunya sehingga membuat hawa nafsunya itu menjadi ketakutan, dan akhirnya ia pun mengambil sebuah kesimpulan '' baik aku akan pergi, akan tetapi aku akan terus berpuasa selama dalam perjalanan..!! '' kata Ahmad bin Khazruya kepada nafsunya.

'' jika demikian kehendakmu, aku akan sangat setuju sekali '' bisik bathinya kepada Ahmad bin Khazruya.

'' mungkin saja nafsuku berkata seperti itu agar aku kelelahan di dalam perjalanan, sehingga di malam harinya aku tertidur dan tak bisa lagi melakukan ibadah malam yang seperti yang biasa aku lakukan '' pikir Ahmad bin Khazruya dalam hatinya.

kemudian setelah berkata demikian Ahmad mengancam nafsunya lagi '' wahai nafsuku, ketahuilah olehmu, bahwa nanti aku tidak akan tidur sebelum fajar ''  ancam Ahmad bin Khazruya kepada bathinnya.

'' jika demikian kehendakmu, aku sangat setuju kembali '' kata nafsunya lagi.

melihat kenyataan yang demikian, tentu saja membuat Ahmad bin Khazruya semakin terheran-heran melihat ulah nafsunya itu. kemudian akhirnya terpikirkan oleh Ahmad bin Khazruya jika nafsunya itu mungkin saja menginginkan agar ia bergaul dengan banyak orang, sebab selama ini ia telah kupaksa untuk hidup menyendiri, sehingga ia merasa bosan dengan kesepian yang selama ini melanda dan mungkin saja ia membutuhkan sedikit hiburan. pikir Ahmad Khazruyaterhadap nafsunya itu. kemudian ia berkata lagi kepada nafsunya itu.

'' hei nafsuku, ketauilah olehmu jika nanti kemanapun aku pergi, aku akan terus saja menyendiri dan tidak akan sekali-kali pun aku berkumpul dengan orang lain '' kata Ahmad kepada nafsunya itu

'' baik, Aku pun sangat setuju sekali jika yang demikianlah yang engkau inginkan '' kata nafsunya menyetujui apa pun yang Ahmad perintahkan dari tadi.

menghadapi nafsunya yang seperti itu, Ahmad bin Khazruya memang benar-benar tak berdaya lagi, akan tetapi ia terus saja berpikir apakah sebenarnya yang disembunyikan oleh hawa nafsunya itu darinya. sehingga akhirnya dengan segala kerendahan hatinya, ia pun memohon kepada Allah agar memperlihatkan segala tipu daya nafsunya itu.

setelah tak lama ia berdo'a, akhirnya nafsunnya itu berterus-terang kepada Ahmad bin Khazruya '' hei Ahmad, selama ini engkau telah menindas segala apapun yang aku ingini dan engkau telah membunuhku beratus-ratus kali meskipun orang lain tak pernah mengetahui hal ini, dan aku sangat berharap sekali didalam pertempuran-pertempuran nanti supaya engkau terbunuh, dan dengan demikian aku pun akan merasa bebas dari kekanganmu sehingga seluruh dunia akan gempar mendengar seorang Ahmad bin Khazruya telah gugur di medan pertempuran dengan mahkota syuhada diatas kepalanya '' ujar nafsunya berterus terang.

mendengar apa yang dikatakan nafsunya dengan berterus terang tadi Ahmad bin Khazruya pun terdiam seribu bahasa, dan setelah beberapa saat ia pun berkata didalam hatinya '' sungguh mahabesar Allah yang telah menciptakan nafsu bathin yang munafik meskipun masih hidup ataupun setelah mati, engkau bukanlah termasuk seorang muslim sejati di dunia ini dan diakhirat nanti, tadi sebelumnya aku sangka engkau benar-benar ingin menaati Allah ternyata aku sangat lah keliru, dan kenyatannya engkau hanya ingin mengencangkan ikat pinggangmu '' kata Ahmad kepada nafsunya itu.

dan sejak saat itu maka Ahmad bin Khazruya pun berjanji kan terus melipat gandakan perjuangan melawan hawa nafsunya tersebut.

demikianlah kisah Ahmad bin Khazruya di tipu oleh hawa nafsunya sendiri kami tuliskan, memang hawa nafsu akan terus saja mengganggu kita dengan berbagai hal, dan nafsu yang demikian itu di dalam ilmu tasawuf dikenal dengan nama nafsu lawwamah ( yang insyallah akan kita bahas pada artikel breikutnya ), yaitu nafsu yang akan menggoda kita dengan berbagai hal kepada kebaikan, ia akan terus membongkar segala pengetahuan kita tentang kebaikan-kebaikan itu dan menyuguhkannya kembali kehadapan kita sampai kita benar-benar tertipu. dalam kasus yang dialami Ahmad tadi untunglah ia segera memohon kepada Allah agar ditunjukkan segala kebohongan yang dilakukan nafsunya itu sehingga akhirnya Ahmad pun selamat dari tipuan nafsunya sendiri. sungguh hanya Allah lah yang mengetahui dan melindungi, dan semoga kita semua juga selalu berada dalam perlindungan dan pertolongan-Nya dalam melakukan perjuangan terhadap hawa nafsu yang selalu munafik itu. amin..!!

barakallahufikum...!!

terimakasih telah berkunjung ke kisahsufidanmutiarahikmah.com dan semoga bisa bermanfaat bagi pembaca.

baca juga kisah sufi lainnya :
kisah Abu Utsman saat dipermainkan oleh seseorang yang ingin menguji keteguhannya
.
.
-->

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "kisah sufi - Ahmad bin Khazruya ditipu oleh hawa nafsunya sendiri"

Post a Comment